Hotline 085185319904
Contact Us
Home » Info Wisata » Resto di Banyuwangi Meriahkan Malam Pergantian Tahun dengan Pagelaran Pesona Budaya Banyuwangi

Banyuwangi Trip – Malam pergantian tahun merupakan momen yang dinanti-nantikan oleh masyarakat luas. Hal ini dijadikan momen untuk merayakan momen spesial tersebut dengan berbagai cara, salah satunya dengan menikmati hiburan.

Di Banyuwangi, momen pergantian tahun dimanfaatkan oleh Waroeng Kemarang untuk memperkenalkan budaya Banyuwangi kepada para pengunjung. Waroeng Kemarang merupakan sebuah resto yang terletak di Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Resto ini memiliki bangunan arsitektur rumah adat terbesar di Banyuwangi.

Dalam acara tersebut, pengunjung dimanjakan dengan berbagai macam masakan khas tradisional Banyuwangi dan berbagai seni di Banyuwangi, seperti musik gedogan, lontar yusuf, tari jejer gandrung, angklung paglak, tari barong, tari paju gandrung, pencak sumping, tari gandrung marsan, tari rodat siiran, dan tari jaran goyang.

Acara tersebut dipandu oleh tiga pembawa acara dengan konsep pakaian adat khas Jawa, Bali, dan Madura. Konsep ini dipilih karena di Banyuwangi merupakan wujud dari Tamansarine Nusantara yakni terdapat beberapa etnis, mulai dari Osing, Jawa, Madura, China, Mandar, Bugis, dan Arab.

Owner Waroeng Kemarang, Dika, mengungkapkan rasa bangga dengan adanya tempat ini dapat memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat sekitar. Setiap malam, di tempat ini selalu ada tampilan kesenian gandrung yang dapat dinikmati pengunjung secara gratis.

“Waroeng Kemarang kini menginjak tahun ke-6. Kami berharap tempat ini menjadi titik ekonomi bagi masyarakat sekitar. Hal ini mungkin jika dilihat pada saat pembangunan pondasi dulu, di sini sempat ditemukan uang Tiongkok dari dinasti Song, kemungkinan dulu di sini juga menjadi titik perputaran ekonomi, harapannya dapat berkembang di seluruh Banyuwangi,” ungkap Dika.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Mohammad Yanuarto Bramuda bercerita tentang Waroeng Kemarang. Menurutnya, resto ini merupakan perkembangan hidup atas kecintaannya owner dengan Banyuwangi.

“Waroeng Kemarang merupakan endores yang bercirikan khas Banyuwangi. Satu-satunya yang dinilai oleh UNESCO sebagai warung yang melestarikan budaya yang masuk di Ijen Geopark. Tugas kedepan kita harus menghidupkan ampiteater sebagai Etalase budaya Banyuwangi di tempat ini, pemerintah akan hadir untuk menggerakkan para pekerja seni.” kata Bramuda.

Pengunjung yang hadir saat itu berasal dari berbagai penjuru, seperti Sidoarjo, Bondowoso, Belanda, Cirebon, Jember, dan Banyuwangi. Mereka mengaku sangat menikmati acara tersebut.

“Acara ini sangat bagus, bisa mengenal budaya Banyuwangi lebih dekat. Saya sangat terkesan dengan penampilan tari gandrungnya,” kata salah satu pengunjung, Ajeng, warga Sidoarjo.

Acara tersebut berlangsung meriah dan sukses menarik perhatian pengunjung. Hal ini menunjukkan bahwa budaya Banyuwangi memiliki daya tarik yang tinggi bagi wisatawan.

 

Sumber : banyuwangitourism.com

Tags:

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Coral House Grand Watudodol, Belajar Keragaman Biota Laut di Selat Bali

24 Desember 2023 469x Info Wisata

Banyuwangi Trip – Keragaman biota laut Selat Bali dapat dinikmati langsung oleh masyarakat luas melalui Coral House yang terletak di area Grand Watu Dodol (GWD). Coral House merupakan bagian unggulan dari Wisata Smart Fisheries Village (SFV), yang merupakan salah satu destinasi wisata edukasi kelautan terbesar di Indonesia. Coral House memiliki koleksi... selengkapnya

Kawah ijen

Menjelajahi Keajaiban Alam Kawah Ijen

3 Juli 2024 409x Destinasi, Info Wisata

Kawah Ijen, terletak di perbatasan antara Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur, merupakan salah satu destinasi wisata alam paling menakjubkan di Indonesia. Kawah ini terkenal dengan fenomena api birunya yang unik, danau kawah asam terbesar di dunia, dan pemandangan matahari terbit yang luar biasa. Api Biru Kawah Ijen: Keajaiban Alam yang Menakjubkan Api biru... selengkapnya

Berbagai Suku di Banyuwangi Warnai Upacara Hari Jadi Banyuwangi ke 252

20 Desember 2023 433x Info Wisata

Banyuwangi Trip – Upacara peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-252 yang dihelat tiap 18 Desember terlihat berbeda. Para peserta upacara mengenakan busana khas berbagai suku dan bangsa yang tinggal di Banyuwangi. Ada yang mengenakan pakaian adat Osing, Jawa, Madura, Bali, Bugis, Tionghoa hingga Arab. Hal tersebut untuk meneguhkan keberagaman su... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.