Hotline 085185319904
Contact Us
Home » Info Wisata » Libur Nataru, Belanja Wisatawan di Banyuwangi Capai 47 Miliar lebih

Banyuwangi Trip – Banyuwangi masih menjadi jujugan para wisatawan. Selama periode libur Natal dan tahun baru yang berlangsung selama sepuluh hari (22 Desember-1 Januari), Banyuwangi dikunjungi oleh 205.445 orang wisatawan. Jumlah tersebut terdiri dari 204.898 wisatawan domestik dan 574 orang wisatawan mancanegara.

Jumlah wisatawan yang membludak itu tentu berdampak pada naiknya perputaran ekonomi. Estimasi jumlah transaksi yang dihasilkan selama momen libur Natal dan tahun baru 2024 ini mencapai Rp. 47.252.350.000. Angka itu bersumber dari data survey Alvara Strategic Indonesia yang menyebutkan bahwa rata-rata nilai spending di Banyuwangi sebesar Rp. 2.300.000.

Destinasi wisata pantai menjadi yang paling banyak diminati. Pantai Pulau Merah memegang angka tertinggi kunjungan yang mencapai 28 ribu orang. Di wilayah kota, Pantai Boom Marina mendulang sebanyak 27 ribu pengunjung. Sedangkan di wilayah utara terdapat Pantai Cacalan yang mendapat 14 ribu kunjungan. Disusul oleh destinasi lainnya yaitu De Djawatan Forest dengan 15 ribu kunjungan dan wisata pemandian Jopuro dengan 14 ribu kunjungan.

Data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi mencatat, tingkat okupansi hotel selama libur nataru sebesar 98% dengan rata-rata length of stay 2,1 hari (Alavara Startegic Indonesia). Asst. Marcomm Manager Kokoon Hotel Banyuwangi, Evelyn Mey Fanny menyampaikan bahwa antusiasme wisatawan ke Banyuwangi ini tentunya memberikan efek positif baik dari sisi okupansi maupun food and beverage. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya sampai harus menolak beberapa tamu lantaran penuhnya reservasi hingga tahun baru.

Ahmad Jasari, Public Relation toko oleh-oleh Pakdhe Osing menyampaikan bahwa tingkat belanja konsumen naik hinga 90% dibanding hari-hari biasa. Produk oleh-oleh yang paling banyak laku terjual adalah Kue Bagiak, kaos Banyuwangi, serta sale pisang, diikuti oleh produk lainnya seperti kopi dan batik. Oleh-oleh dan souvenir merupakan faktor penting dalam pariwisata karena dapat menjadi media promosi yang ampuh.

“Ini semua berkah bagi pelaku wisata yg memang secara konsisten terus melakukan layanan terbaik bagi wisatawan, trend kenaikan wisatawan pasca pandemi rerus menggeliat. Kami optimis Di 2024 Banyuwangi masih menjadi destinasi unggulan untuk menjadi pilihan berlibur dan berwisata,” ungkap Mohammad Yanuarto Bramuda, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Sektor wisata secara konsisten menjadi sektor penggerak ekonomi yang signifikan di Kabupaten Banyuwangi. Para wisatawan yang datang pun memiliki kontribusi besar terhadap kemajuan pariwisata di Banyuwangi. Mayoritas dari mereka memberikan kesan positif dan menjadi promoter wisata terhadap orang lain.

 

Sumber : banyuwangitourism.com

Tags:

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Dukung Pariwisata, TNI AU Akan Kembangkan Aerowisata di Banyuwangi

7 Januari 2024 263x Info Wisata

Banyuwangi Trip – Setelah sukses menggelar event Semarak Dirgantara di Banyuwangi pada September 2023 lalu, TNI Angkatan Udara menjalin kerjasama dengan Pemkab Banyuwangi untuk pengembangan aerowisata. “Kesuksesan kolaborasi atraksi udara prajurit TNI AU dan atraksi kolosal Gandrung Sewu 2023, tidak hanya meninggalkan kesan yang menawan namun juga jejak... selengkapnya

Resmi! Pecel Rawon Jadi Kekayaan Pengetahuan Tradisional Asli Banyuwangi

23 Desember 2023 379x Info Wisata, Kuliner

Banyuwangi Trip – Satu lagi kuliner khas Banyuwangi mendapat surat pencatatan inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Kali ini “pecel rawon” resmi tercatat sebagai Pengetahuan Tradisional (PT) asli Bumi Blambangan. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham telah menyerahkan sur... selengkapnya

Pasar Porobungkil Desa Rejosari Kembali Dibuka, Masyarakat Sangat Antusias

24 Desember 2023 318x Destinasi, Info Wisata

Banyuwangi Trip – Pasar tradisional Porobungkil di Desa Rejosari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, kembali dibuka pada hari Minggu pagi, 24 Desember 2023. Pembukaan pasar ini sekaligus menjadi soft launching destinasi wisata Sumber Dharmo, yakni kolam pemandian dengan sumber mata air yang segar. Ketua Pasar Porobungkil, Suyitno, mengatakan bahw... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.