Hotline 085185319904
Contact Us
Home » Info Wisata » Resmi! Pecel Rawon Jadi Kekayaan Pengetahuan Tradisional Asli Banyuwangi

Banyuwangi Trip – Satu lagi kuliner khas Banyuwangi mendapat surat pencatatan inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Kali ini “pecel rawon” resmi tercatat sebagai Pengetahuan Tradisional (PT) asli Bumi Blambangan.

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham telah menyerahkan surat pencatatan inventarisasi KIK pengetahuan tradisional tersebut kepada Pemkab Banyuwangi pada 21 Desember 2023.

Sebelumnya empat kuliner Banyuwangi telah mendapatkan status sebagai KIK Pengetahuan Tradisional dari Kemenkumham, yaitu sego cawuk, sego tempong, pecel pitik, dan ayam kesrut.

“Alhamdulillah, satu persatu kita berhasil menginventarisir warisan kekayaan tradisional kita. Kali ini pecel rawon sudah sah diakui berasal dari Banyuwangi,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Keberadaan KIK adalah cara pemerintah untuk melindungi keanekaragaman budaya dan hayati Indonesia, termasuk kepemilikan KIK dan mencegah pihak asing untuk membajak atau mencuri KIK Indonesia.

Ipuk menyebut, tahun 2023 ada 9 kuliner tradisional asli Banyuwangi yang diajukan ke Kemenkumham. Dari total tersebut, 5 kuliner telah mendapat KIK, sementara 4 lainnya masih dalam proses, yakni rujak soto, tahu walik, bagiak, dan pindang koyong.

“Ini akan mendorong kami untuk terus menggali kekayaan warisan leluhur kita. Tidak hanya kuliner, tradisi dan seni budaya akan kami telusuri lagi. Satu persatu akan kami inventarisir,” kata Bupati Ipuk.

Ipuk menambahkan, selain pengajuan kekayaan intelektual komunal (kelompok), pihaknya juga mendorong masyarakat agar mendaftarkan hak cipta atas karya intelektual pribadinya (KIP).

Dengan mendaftarkan KIP, kata Ipuk, masyarakat tak hanya mendapatkan jaminan hukum atas karya mereka, melainkan juga jaminan ekonomi. Karena sertifikat KIP bisa dijadikan sebagai jaminan fidusia untuk mengakses pendanaan.

“Sosialisasi terus dilakukan agar pelaku UMKM maupun masyarakat umum sadar untuk mendaftarkan hak cipta atas karya mereka. Pemkab juga memberikan fasilitasi bagi siapa saja yang ingin mengajukan permohonan kepada Kemenkumham. Prosesnya juga akan didampingi,” kata Ipuk.

Saat ini, total pengurusan hak kekayaan intelektual yang telah difasilitasi pemkab sebanyak 144, terdiri atas pengurusan merk dagang.

Untuk menjaga tradisi dan budaya leluhur, Pemkab Banyuwangi juga rutin menggelar sejumlah agenda. Salah satunya Festival Banyuwangi Kuliner yang konsisten mengangkat masakan khas daerah. Sebut saja pecel rawon, ayam pedas, pecel pitik, sego tempong, hingga ayam kesrut juga pernah ditampilkan dalam ajang tahunan tersebut.

 

Sumber : banyuwangitourism.com

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Kawah ijen

Menjelajahi Keajaiban Alam Kawah Ijen

3 Juli 2024 374x Destinasi, Info Wisata

Kawah Ijen, terletak di perbatasan antara Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur, merupakan salah satu destinasi wisata alam paling menakjubkan di Indonesia. Kawah ini terkenal dengan fenomena api birunya yang unik, danau kawah asam terbesar di dunia, dan pemandangan matahari terbit yang luar biasa. Api Biru Kawah Ijen: Keajaiban Alam yang Menakjubkan Api biru... selengkapnya

Libur Nataru di Banyuwangi Ramai Pengunjung, Sektor Pariwisata dan Hotel Berdampak Positif

26 Desember 2023 257x Info Wisata

Banyuwangi Trip – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Banyuwangi tahun ini dipadati pengunjung dari berbagai daerah. Hal ini memberikan dampak ekonomi positif bagi industri pariwisata dan hotel. Pasalnya, kabupaten paling ujung timur di Pulau Jawa ini menjadi jujukan wisatawan luar daerah. Sejak tanggal 22 hingga 26 Desember 2023 ini tentunya membu... selengkapnya

Air Terjun Temcor Sumberarum, Songgon

6 Januari 2024 373x Destinasi

Banyuwangi Trip – Wisata Air Terjun Temcor adalah destinasi wisata yang berada di dusun Sumber Arum, desa Sragi, Songgon, air terjun ini memiliki keunikan yaitu berada di tengah-tengah persawahan, sehingga memiliki pemandangan yang indah dan asri. jarak lokasi yang tidak terlalu sulit karna berada dipersawahan ditambah dengan air jernih yang cukup sega... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.